For My Special One
February 13, 2011
Hari yang indah ini kembali terulang.
Teringat aku akan hari itu.
Tepat setahun yang lalu.
Aku teringat
Aku masih bisa memanggilmu “sayang”.
Namun sekarang,
aku hanya bisa memanggilmu nama.
karena kata “sayang” tak berarti banyak buatmu.
Yah, kuakui kita adalah teman sekarang.
Hanya teman.
Tidak lebih.
Dan aku harus puas akan itu.
Berapa kali aku mencoba
Tuk merebut hatimu kembali.
Tetap tak mampu meluluhkan hatimu.
Dulu hari-hariku indah.
Karena ada engkau yang mengisi hari-hariku.
Menggores kisah indah di lembar-lembar kisah cinta kita.
Membuat hariku sangat berwarna.
Membuat kisah yang indah istimewa.
Namun sekarang,
aku hanya bisa meratapi kesalahanku.
Kesalahan fatal yang pernah kubuat.
Membuat hatimu terluka.
Membuat hatimu kecewa.
MENGAPA AKU MELAKUKAN HAL BODOH ITU!!!
Kuisi hariku dengan kenangan manis
Yang pernah tertoreh di memoriku.
Itulah sumber energi yang membuat hatiku
Tetap bisa membara mencintaimu.
Kukenang kisah lalu.
Kuputar kembali memori indah.
Agar aku dapat mencintaimu terus.
Penantian ini memang sakit.
Aku diwajibkan menanti.
Hingga waktu yang aku sendiri tidak tahu.
Ku hanya bisa menunggu.
Dan melempar kembali meriam cinta.
Untuk mencoba menghancurkan tembok hatimu.
Engkau tahu.
Hanya engkau wanita yang mampu membuatku seperti ini,
Tak ada yang lain.
Engkau yang mampu membuatku menunggu.
Hanya untuk menjadi pacarmu.
Kemudian,
Engkau yang mampu membuatku menunggu.
Untuk kembali menjadi kekasihmu lagi.
Yah, itulah teriakan hatiku.
Kepadamu pujaan hatiku.
Agar engkau tahu.
Betapa ku sangat ingin.
Engkau kembali di pelukanku.
Menjadi kekasihku kembali.
Tapi itu kembali lagi ke hatimu.
Apakah engkau masih mencintaiku dengan cara yang sama
Sebelum kejadian bodoh yang pernah kubuat itu terjadi.
Selamat Hari Kasih Sayang kuucapkan kepadamu.
Inilah sedikit dari ungkapan hatiku untukmu.